Rabu, 16 Agustus 2017

Teman Hidup

Berbicara tentang pencarian teman hidup merupakan topik yang gak ada habisnya untuk dibahas bagi para single,, termasuk buat aku saat ini.
banyak pengisian dan penjelasan tentang pencarian teman hidup yang aku dapat, dari pengisian kelompok kecil ku sampai pada seminar besar tentang topik CTH (Calon Teman Hidup).
Dan isi dari pengisian tersebut "sama".
berbicara tentang CTH berbicara tentang keputusan terpenting kedua setelah menerima Yesus dalam kehidupan ini. WOW betapa sangat pentingnya itu. 
kenapa itu penting?
dan bagaimana kita tau bahwa "dia" nantinya akan menjadi teman hidup kita?

sedikit bercerita tentang pengalaman ku sebelum mengenal Yesus dan setelah mengenal Yesus dalam konteks pencarian teman Hidup.
aku hidip dalam keluarga yang dimana pacaran itu dilarang waktu aku sekolah dulu, dulu bapak sama mamak gak begitu detail menjelaskan kenapa kami dilarang pacaran, ntah karna mereka gk detail menjelaskan atau karna aku nya yang emang gk mau tau dengan penjelasan mereka "aku lupa". tumbuh dengan prinsip itu membuat kami sedikit takut dekat dengan kawan cowok (memiki hubungan special "pacaran"). tapi namanya juga anak muda dilarang malah dijalankan hehehe. banyak kisah tentang cinta monyet ku (sedikit malu menceritakannya, tapi buat pembelajaran bagi yang membaca,, gpp deh dan aku simpan malu nya). dari kawan satu tingkat ampek ke kakak kelas sebenarnya aku masih ingat namanya tapi demi nama baik mereka aku gak bakalan sebut nama. dan pada jaman aku sekolah masih jaman tu yang namanya kirim-kiriman surat, dan salam atau puisi lewat mading sekolah (seriusan aku senyum2 geje nulisnya). dan sampai pada akhirnya aku pacaran dikelas 3 smp (mudakk banget kan yah, aku aja malu ngingetnya hahaha). karna masih anak-anak gk banyak yang aku ingat tentang cerita kami dan yang aku suka dari diri ku adalah aku menjaga kekudusan tubuh ku dengan baik, pelukan,ciuman atau apalah itu yang katanya boleh dilakukan pas pacaran dengan tegas aku katakan aku gk pernah dan gak mau ngelakuin nya. aku gk tau kenapa, akan tetapi itu sudah menjadi prinsip hidup ku. dan kami putus karna mis komunikasi aku juga gk tau kenapa, tapi aku pernah liat dia jalan sama cewek lain (katanya sih temannya) tpi pada saat itu aku pilih itu menjadi alasan kami putus.
dan pacar kedua ku dikelas 2 SMA. dia cukup kece pada waktu itu, dia wakil ketua osis kami, selalu menjadi wakil propinsi kami untuk atlit lari di berbagai kejurnas. dan dia juga pengibar bendera di kecamatan kami pada waktu 17 agustus. ntah lah tapi dulu aku berasa dia kece. dan masih dengan prinsip yang sama aku tetap menjaga kekudusan tubuh ku. dan ini yang paling unik dari semua kisah cinta ku saat itu, aku  putus dengan dia karna aku telah mengenal DIA penebus ku (ini aku ceritain di postingan "mendengar tentangn Nya").   yah kami putus di hari ulang tahun ku yang ke 18 tahun, waktu itu kami baik-baik aja dan dia sudah merancang tentang perayaan ulang tahun ku. dan mungkin itu merupakan hari yang sangat dia benci karna segala perjuangan nya dan usahanya tidak aku pandang, karna aku telah jatuh cinta pada pribadi yang telah menebus ku.
yah kami putus dengan alasan kita beda agama (pertanyaannya adalah kenapa gak dari awal aja gk jadian toh udah tau diawal kalau kami berbeda) itu lah kisah tentang cinta monyet ku.

setelah mengenal tentang Yesus dan pengorbanannya cara hidup dan cara memilih pasangan ku pun berubah, karna aku tau bahwa aku sudah ditebus dan mulia ada nya.
beranjak dari perubahan itu aku kan menjelaskan apa yang aku rasakan.

pengenalan ku tentang Yesus tidak berhenti hanya dengan telah mendengar dan menerima Injil itu, aku terus berusaha belajar dan semakin ingin mengenal penebus ku.
aku ikut kelompok kecil di kampus ku, dari kelompok kecil ini aku belajar banyak tentang Yesus dan pengorbanan Nya untuk ku.

bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar